PALANGKA RAYA-Pasca-Lebaran, Pemerintah Kota Palangka Raya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan harga bahan pokok di pasaran. Langkah ini dilakukan guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat tetap terjaga.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan harga di pasaran, terutama pada komoditas kebutuhan pokok yang rawan mengalami kenaikan setelah momen hari besar keagamaan.
Menurutnya, koordinasi lintas instansi terus diperkuat, termasuk dengan dinas terkait dan para pelaku usaha, guna memastikan distribusi barang tetap lancar dan tidak terjadi kelangkaan.
“Pemerintah kota akan sigap mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok pasca-Lebaran. Kami terus melakukan pemantauan di lapangan,” ujar Fairid, Kamis (26/3).
Ia juga menegaskan, intervensi akan segera dilakukan apabila ditemukan adanya kenaikan harga yang tidak wajar di pasaran. “Kami tidak akan tinggal diam. Jika terjadi lonjakan harga yang signifikan, maka pemerintah akan segera melakukan intervensi untuk menstabilkan harga demi melindungi masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fairid mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan panic buying yang justru dapat memicu kenaikan harga. Dengan langkah antisipatif ini, diharapkan kondisi harga bapok di Kota Palangka Raya tetap stabil dan terkendali meski memasuki periode pasca Lebaran. (ham/ans)

