Disdik Minta Perpisahan Sekolah Digelar Sederhana

oleh

Agar tak Membebani Orang Tua

bannerads728x90

PALANGKA RAYA-Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya menekankan pentingnya penyelenggaraan kegiatan sekolah yang ramah terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Hal itu menyusul diterbitkannya surat edaran terkait pelaksanaan kegiatan pelepasan murid tingkat akhir dan study tour bagi satuan pendidikan PAUD, SD, dan SMP di Kota Palangka Raya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani mengatakan, kebijakan tersebut bertujuan mencegah adanya kegiatan sekolah yang berpotensi membebani orang tua siswa, khususnya menjelang akhir tahun ajaran.

Jayani

Menurutnya, kegiatan pelepasan murid maupun study tour tidak boleh dijadikan agenda wajib yang mengharuskan seluruh peserta didik ikut serta, terlebih jika membutuhkan biaya besar.

“Kami meminta sekolah memperhatikan kondisi ekonomi orang tua siswa sehingga kegiatan pelepasan maupun study tour tidak menjadi beban tambahan bagi masyarakat,” ujar Jayani.

Momentum perpisahan sekolah tetap dapat dilaksanakan secara sederhana namun tetap bermakna bagi peserta didik. Karena itu, pihaknya mengimbau agar kegiatan pelepasan cukup dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan mengedepankan nilai kebersamaan, edukasi, dan kreativitas siswa.

“Kegiatan perpisahan sebaiknya dilaksanakan secara sederhana di sekolah tanpa pungutan yang berlebihan kepada orang tua murid,” katanya.

Selain aspek biaya, Dinas Pendidikan juga memberikan perhatian terhadap faktor keselamatan peserta didik apabila sekolah tetap melaksanakan kegiatan di luar lingkungan pendidikan, termasuk study tour.

Jayani menegaskan bahwa pihak sekolah wajib memastikan adanya pengawasan yang memadai serta persetujuan dari orang tua siswa sebelum kegiatan dilaksanakan.

“Setiap kegiatan di luar lingkungan pendidikan harus mengutamakan keselamatan peserta didik, pengawasan yang baik, serta mendapat persetujuan orang tua,” tegasnya.

Ia berharap surat edaran tersebut dapat menjadi pedoman bagi seluruh satuan pendidikan di Kota Palangka Raya dalam menyelenggarakan kegiatan akhir tahun ajaran secara bijak dan tidak menimbulkan kesenjangan di kalangan peserta didik.

“Dinas Pendidikan berharap kegiatan akhir tahun ajaran dapat berjalan tertib, sederhana, dan tetap memperhatikan asas pemerataan serta kepentingan peserta didik,” pungkasnya. (ham/ans)