Padahal Dijadwalkan Tiba di Indonesia 8 Maret 2026
PALANGKA RAYA – Sebanyak 13 jemaah umrah asal Kalteng hingga 9 Maret 2026 masih tertahan di Arab Saudi dan belum dapat kembali ke Indonesia sesuai jadwal. Penundaan kepulangan tersebut diduga berkaitan dengan dampak eskalasi situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang mempengaruhi jadwal penerbangan internasional.
Katim Bina Penyelenggara Umrah dan Haji Khusus Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalteng Taufik Rahman, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kondisi para jemaah yang masih berada di Tanah Suci tersebut.
“Berdasarkan informasi yang kami terima, sebanyak 13 jemaah umrah dari PT Makarim Elakhlak Tourindo Cabang Pangkalan Bun masih berada di Arab Saudi dan belum dapat kembali ke Tanah Air,” ujar Taufik, Senin (9/3).
Ia menjelaskan, berdasarkan laporan resmi dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), para jemaah tersebut sebenarnya dijadwalkan kembali ke Indonesia pada Minggu, 8 Maret 2026. Rute kepulangan yang direncanakan adalah melalui transit di Bandara Internasional Hamad (DOH), Doha, menggunakan maskapai Qatar Airways.
Namun hingga saat ini, jadwal kepulangan tersebut mengalami penundaan sehingga para jemaah masih harus menunggu kepastian penerbangan selanjutnya. Pihak travel bersama otoritas terkait saat ini terus melakukan koordinasi untuk mencari solusi terbaik.
“Tertahannya jemaah tersebut kini tengah dikoordinasikan dengan berbagai pihak terkait, termasuk maskapai dan otoritas setempat. Pihak travel juga terus melakukan komunikasi untuk memastikan kondisi jemaah tetap aman sembari menunggu kejelasan jadwal penerbangan selanjutnya,” jelasnya. (zia/ala)
JEMAAH UMRAH ASAL KALTENG TERTAHAN DI ARAB SAUDI
- 13 Jemaah umrah berangkat melalui PT Makarim ElAkhlak Tourindo Cabang Pangkalan Bun masih tertahan di Arab Saudi
- Dijadwalkan pulang pada 8 Maret 2026 menggunakan maskapai Qatar Airways
- Hingga 9 Maret 2026 belum mendapat jadwal penerbangan baru
- Eskalasi situasi keamanan di kawasan Timur Tengah diduga menjadi penyebab utama tertahannya jemaah.
- Rute Kepulangan yang direncanakan yakni Arab Saudi transit di Hamad International Airport, Doha lalu lanjut ke Indonesia
- Kanwil Kemenhaj Kalteng meminta keluarga jemaah tetap tenang dan Mengikuti informasi resmi dari travel dan pemerintah
SUMBER: DISARIKAN DARI WAWANCARA NARASUMBER

