BANJARBARU -Menyambut libur panjang Iduladha 1447 Hijriah dan Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE), PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keamanan instalasi listrik di rumah sebelum bepergian dalam waktu cukup lama.
Momentum cuti bersama kerap dimanfaatkan masyarakat untuk mudik maupun berwisata bersama keluarga. Kondisi rumah yang ditinggalkan tanpa pengawasan perlu menjadi perhatian, khususnya terkait penggunaan peralatan listrik yang berpotensi menimbulkan gangguan maupun risiko kebakaran apabila tidak dipastikan dalam kondisi aman.


General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyampaikan pentingnya meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan ketenagalistrikan sebelum meninggalkan rumah selama beberapa hari. Keselamatan ketenagalistrikan menjadi hal penting yang perlu diperhatikan masyarakat sebelum bepergian.
βKami mengimbau pelanggan memastikan seluruh peralatan listrik yang tidak digunakan sudah dimatikan agar perjalanan menjadi lebih tenang dan nyaman,β ujar Iwan.
Ia menjelaskan, salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan yakni mencabut steker peralatan elektronik seperti dispenser, rice cooker, televisi, mesin pompa air, maupun perangkat lain yang tidak digunakan selama rumah kosong. Selain mengurangi konsumsi listrik, langkah tersebut juga membantu meminimalkan potensi korsleting akibat instalasi yang bekerja terus menerus.
PLN juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari penggunaan terminal listrik secara berlebihan pada satu titik sambungan. Penggunaan stop kontak bertumpuk dalam kapasitas besar dapat menyebabkan panas berlebih yang memicu gangguan instalasi listrik di rumah.
βSelain memastikan peralatan listrik aman, masyarakat juga perlu memperhatikan kondisi rumah sebelum bepergian, seperti menyalakan lampu pada area tertentu seperlunya dan memberi informasi kepada tetangga atau kerabat terdekat agar rumah tetap terpantau,β lanjut Iwan. (hms/kst/uyi/b-16)

