PALANGKA RAYA-Ancaman narkoba terhadap generasi muda menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Palangka Raya yang terus berkomitmen menjalankan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) secara berkelanjutan. Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan Kota Palangka Raya yang bersih dari narkoba sekaligus mendukung terwujudnya visi nasional Indonesia Bersinar.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menegaskan, penyalahgunaan dan peredaran narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak generasi muda serta menghambat pembangunan daerah. Karena itu, Pemkot Palangka Raya terus memperkuat langkah pencegahan dan pemberantasan narkoba melalui berbagai program dan kolaborasi lintas sektor.

KOMITMEN: Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin beserta GDAN sepakat memberantas narkoba di Kota Cantik, pada pertemuan di Peteng Karuhei I Kantor Wali Kota, beberapa waktu lalu.
“Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen mendukung program P4GN secara berkelanjutan demi mewujudkan Palangka Raya yang bersih dari narkoba serta mendukung Indonesia Bersinar,” ujarnya, Senin (2/2).
Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, terbaru Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menjalin kerja sama dengan Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) dalam penyediaan posko anti narkoba di kawasan Ponton, yang selama ini menjadi salah satu wilayah perhatian dalam upaya pencegahan peredaran narkoba.
“Kami terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya melalui kerja sama dengan Gerakan Dayak Anti Narkoba dalam menghadirkan posko anti narkoba di kawasan Ponton,” jelasnya.
Menurut Fairid, kehadiran posko anti narkoba tersebut diharapkan menjadi pusat edukasi, pengawasan, serta wadah partisipasi masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitarnya.
“Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat dan organisasi kemasyarakatan,” tegasnya.
Selain upaya penindakan, Pemko Palangka Raya juga terus menekankan pentingnya langkah pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi, terutama kepada generasi muda agar memiliki kesadaran dan ketahanan diri terhadap bahaya narkoba.
“Pencegahan sejak dini menjadi kunci utama agar generasi muda kita tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” tutur orang nomor satu di Kota Cantik ini. (ham/ans)

