PALANGKA RAYA-Isu penolakan anggaran pakaian dinas oleh Gubernur Kalteng
diluruskan oleh pihak pemerintah provinsi. Kebijakan yang diambil disebut bukan
penolakan, melainkan penyesuaian di tengah efi siensi anggaran. Hal itu disampaikan
Linae Victoria Aden saat dikonfi rmasi, Kamis (16/4).
M e n u r u t n y a , s a a t i n i pemerintah tengah memfokuskan anggaran pada program-program yang bersifat prioritas dan berdampak
langsung bagi masyarakat.
“Sekarang kan lagi efi siensi, jadi kita harus melihat mana yang menjadi prioritas. Bukan berarti ada penolakan,”
ujarnya.
Ia menegaskan, Gubernur
Kalteng mengarahkan seluruh perangkat daerah untuk
lebih bijak dalam menyikapi
kondisi keuangan saat ini.
“Yang diutamakan adalah
kebutuhan masyarakat, bukan hal-hal yang sifatnya
sekunder,” katanya.
Salah satu program yang
menjadi prioritas, lanjutnya,
adalah penguatan nilai-nilai
Huma Betang yang berkaitan
dengan pembangunan sosial
dan budaya masyarakat Kalimantan Tengah.
“Lebih baik kita fokus pada
program yang benar-benar
dibutuhkan masyarakat,”
tandasnya. (*rif/ans)

