Dorong Pembangunan Kereta Api, Solusi Angkutan SDA dan Jalan Rusak

oleh

PALANGKA RAYA-Wacana pembangunan jalur kereta api di Kalimantan kembali menguat setelah diusulkan masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Di Kalimantan Tengah, gagasan tersebut mendapat dukungan penuh dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan, yang menilai keberadaan kereta api dapat menjadi solusi jangka panjang bagi distribusi sumber daya alam sekaligus mengurangi kerusakan jalan akibat angkutan logistik berat.

bannerads728x90

Menurut Bambang, pembangunan jaringan kereta api bukan sekadar proyek transportasi, melainkan langkah strategis untuk mendukung program hilirisasi yang tengah didorong pemerintah.

โ€œSecara ekonomi ini sangat baik dan memang dibutuhkan daerah,โ€ ujarnya saat berada di Ruang Komisi DPRD Kalteng, belum lama ini.

Ia menjelaskan, gagasan pembangunan kereta api sebenarnya bukan hal baru bagi Kalimantan Tengah.

Wacana tersebut sudah muncul sejak masa kepemimpinan Gubernur Kalteng periode 2005โ€“2015, Teras Narang. Sejak awal, konsep yang dirancang berfokus pada pengangkutan logistik dan sumber daya alam dari wilayah hulu menuju kawasan hilirisasi dan pelabuhan.

Bambang menilai, hingga saat ini keterbatasan infrastruktur transportasi masih menjadi salah satu tantangan utama dalam pengembangan sektor ekonomi berbasis sumber daya alam di Kalimantan Tengah. distribusi hasil perkebunan, dan komoditas lainnya masih bergantung pada yang pada dasarnya tidak dirancang untuk menampung kendaraan bertonase besar secara terusmenerus.

Akibatnya, kerusakan jalan kerap terjadi di berbagai wilayah. Tidak hanya itu, kondisi tersebut juga sering memicu keluhan masyarakat hingga konfl ik antara warga dan perusahaan yang menggunakan jalur logistik.

โ€œBanyak jalan negara digunakan untuk aktivitas angkutan berat. Dampaknya kerusakan jalan sering terjadi dan muncul konfl ik antara masyarakat dengan perusahaan,โ€ katanya.

Karena itu, ia memandang jalur kereta api dapat menjadi alternatif transportasi yang lebih efektif dan efi sien. Selain mampu mengangkut muatan dalam jumlah besar, penggunaan kereta api juga dinilai dapat mengurangi beban jalan raya serta menekan biaya distribusi logistik dalam jangka panjang.

Meski demikian, Bambang mengingatkan agar pemerintah melakukan kajian yang matang sebelum proyek tersebut direalisasikan. Aspek pembiayaan menjadi perhatian penting agar pembangunan tidak menimbulkan beban fi skal yang berlebihan bagi negara.

โ€œKalau ini menjadi Proyek Strategis Nasional tentu harus didukung bersama.

Tetapi jangan sampai pembiayaannya justru membebani negara dan rakyat,โ€ tegasnya.

Ia optimistis, apabila terealisasi, pembangunan jalur kereta api akan memberikan dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah. Selain memperlancar distribusi komoditas unggulan daerah, proyek tersebut juga berpotensi membuka baru, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

akhirnya tentu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Tengah,โ€ pungkasnya.

(hms/ans)