PALANGKA RAYA–Dunia olahraga Kalimantan Tengah berduka. Salah satu atlet dayung terbaik yang pernah dimiliki Bumi Tambun Bungai, Subandi S Musan meninggal dunia.
Kepergian sosok yang dikenal sebagai atlet andalan Kalimantan Tengah itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, insan olahraga, maupun pemerintah daerah.
Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Subandi S Musan. Zaini menyebut almarhum merupakan sosok atlet yang telah memberikan kontribusi besar dalam mengharumkan nama Kalimantan Tengah melalui berbagai prestasi yang diraih selama kariernya.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Palangka Raya, kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya salah satu atlet andalan Kalimantan Tengah di cabang olahraga dayung,” ujar Achmad Zaini, Kamis (15/6).
Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup ini menyampaikann para atlet muda harus menjadikan perjalanan dan prestasi almarhum sebagai inspirasi untuk terus berlatih dan berprestasi. Ia menegaskan bahwa regenerasi atlet tidak boleh terhenti meski sejumlah atlet senior yang telah berjasa mulai berpulang.
“Kepergian beliau harus menjadi inspirasi bagi generasi penerus, khususnya para atlet dayung. Atlet dayung merupakan salah satu cabang olahraga andalan Kalimantan Tengah.
Kita tidak ingin kepergian atlet-atlet yang telah berjasa membuat regenerasi terhenti,” tegasnya.
Karena itu, Pemerintah Kota Palangka Raya mengajak seluruh generasi muda, terutama para atlet dayung, untuk meneladani semangat juang, kedisiplinan, dan prestasi yang telah ditunjukkan almarhum selama mengabdikan diri di dunia olahraga.
“Kami mengajak seluruh generasi muda, terutama atlet dayung, agar dapat meneladani semangat dan prestasi yang telah ditunjukkan oleh almarhum.
Itulah harapan kami dari Pemerintah Kota Palangka Raya,” ucapnya. (afa/ans)

