PALANGKA RAYA โ Jajaran Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah (Kejati Kalteng) terus memperkokoh komitmennya dalam melakukan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas internal. Membuka pekan kerja, Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Kalteng, Hendri Hanafi, S.H., M.H., memimpin langsung jalannya Apel Kerja di halaman Kantor Kejati Kalteng, Palangka Raya, Senin (15/6/2026).
Perhelatan rutin ini diikuti secara khidmat oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), Kepala Seksi (Kasi), Jaksa Fungsional, Kepala Urusan (Kaur), hingga seluruh pegawai dan staf di lingkungan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah.
Dalam amanatnya, Hendri Hanafi menekankan bahwa pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) merupakan sebuah kewajiban mutlak bagi seluruh pegawai tanpa terkecuali.

APEL KERJA: Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Kalteng, Hendri Hanafi, S.H., M.H., memimpin langsung jalannya Apel Kerja di halaman Kantor Kejati Kalteng, Palangka Raya, Senin (15/6).
Asintel Kejati Kalteng menggarisbawahi bahwa predikat WBK jangan sampai hanya dijadikan sebagai pajangan formalitas atau target di atas kertas saja. Lebih dari itu, esensi dari zona integritas adalah lahirnya perubahan kultur kerja yang nyata di lapangan.
“WBK bukan sekadar predikat, melainkan upaya konkret kita semua untuk terus meningkatkan kinerja, kedisiplinan, integritas, serta profesionalisme seluruh insan Adhyaksa dalam menjalankan roda organisasi,” ujar Hendri Hanafi tegas.
Melalui komitmen bersama ini, diharapkan sistem birokrasi di tubuh Korps Adhyaksa Kalteng dapat berjalan lebih bersih, akuntabel, dan sepenuhnya berorientasi pada pelayanan masyarakat secara prima.
Di depan ratusan pegawai, Hendri Hanafi juga menitipkan pesan mendalam terkait pentingnya menjaga etika profesi di kehidupan sehari-hari maupun saat berhadapan dengan masyarakat yang mencari keadilan.
Peningkatan kualitas pelyanan publik tidak akan bisa tercapai jika tidak didasari oleh budaya kerja yang berlandaskan tanggung jawab yang kuat.
Dengan terus digelarnya penguatan mental melalui apel kerja ini, Kejati Kalteng optimis dapat membentengi para pegawainya dari potensi pelanggaran disiplin, sekaligus menjaga marwah institusi kejaksaan tetap harum di mata publik Kalimantan Tengah. (hms/ala)

