PALANGKA RAYA-Maraknya aksi balapan liar di sejumlah ruas jalan Kota Palangka Raya menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan aparat kepolisian. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya bersama Polda Kalimantan Tengah memperkuat koordinasi guna mengantisipasi aktivitas yang dinilai meresahkan masyarakat itu.
Wali Kota Fairid Naparin melalui Wakil Wali Kota Achmad Zaini mengatakan, Pemko Palangka Raya telah diundang pihak kepolisian untuk membahas langkah penanganan balapan liar yang belakangan kembali muncul di beberapa titik jalan kota.
Menurut Zaini, pengawasan akan diperkuat melalui keterlibatan sejumlah instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan aparat kepolisian dengan meningkatkan pemantauan langsung di lapangan.
โKami bersama pihak kepolisian dan instansi terkait akan lebih banyak melakukan pemantauan di lapangan untuk mengantisipasi balapan liar yang meresahkan masyarakat,โ ujar Zaini ketika ditemui, Sabtu (16/5).
Ia mengakui aktivitas balapan liar di Kota Palangka Raya cenderung muncul pada waktu-waktu tertentu. Karena itu, koordinasi lintas instansi terus dilakukan agar potensi gangguan keamanan dan keselamatan pengguna jalan dapat dicegah sedini mungkin.
โBalapan liar ini kadang ada dan kadang tidak. Namun kami berharap seluruh ruas jalan di Kota Palangka Raya tidak digunakan untuk kegiatan tersebut karena sangat membahayakan,โ katanya.
Selain mengganggu ketertiban umum, aksi balapan liar juga dinilai berisiko memicu kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan pelaku maupun pengguna jalan lainnya. Untuk itu, Pemko Palangka Raya menegaskan komitmennya mendukung langkah penertiban bersama aparat kepolisian.
โIni menjadi perhatian kami bersama. Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan pihak kepolisian akan terus berkoordinasi untuk melakukan pengawasan dan pencegahan,โ tutupnya. (ham/ans)

